Resume Majelis Tsaqofah Pendidikan Anak (Matapena).

Resume Majelis Tsaqofah Pendidikan Anak (Matapena).

Kiat agar istiqomah/ konsisten,terutama dalam pengasuhan anak.

oleh: Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari

1. Berjamaah

# ‌Termasuk jamaah islam dengan menghadiri majelis taklim,dengan berjamaah akan ketemu tujuan hidup,tidak merasa sendiri,pikiran jadi rasional,menjadi tahu bahwa bukan hanya kita yang punya masalah

# jamaah yang juga harus kita jaga adalah keluarga

# jangan hanya ngobrol masalah di keluarga atau jangan hanya mengeluh dan mengeluh.

# ‌makin tua makin butuh spiritual,harusnya makin tahu apa yang dicari didalam hidup,bukan menjadi pribadi yang lebih buruk.

# ‌rajin ngbrol:sehat.

# ‌jangan berhenti belajar,buat majelis ta'lim,agar semakin banyak ilmu.

# ‌ga usah pasang target berlebihan,setelah belajar lalu lupa: itu normal.

2. Turunkan target

# ‌contoh target yang berlebihan/tidak rasional: merasa bersalah karena masih marah sama anak (harusnya menurut dia,ga boleh marah sama sekali sama anak) > lebay

# ‌marah dan nafsu diciptakan Allah,pasti ada tujuannya,

marah itu sebagai alarm bahwa ada sesuatu yang salah pada kejadian tertentu dan harus dibenarkan

# ‌marah seringkali terjadi karena kita tidak fokus,

‌tidak fokus: gampang terganggu: marah.

‌agar fokus: banyak bertindak,sedikit bicara.
‌ortu lembek,akan jadi masalah di kemudian hari,mending membuat anak nangis daripada dibuat anak menangis karena tingkah laku anak.

‌jika marah,sampaikan,jangan hanya diam,menjadi tidak dimengerti

# ‌perfeksionis itu membuat cape,terutama pada saat membuat target2 yang terkait dengan makhluk lain (manusia)/ dunia,boleh buat target tapi terkait ibadah.

# ‌pembiasan butuh waktu bertahun2,jika belum berhasil dalam waktu singkat ya wajar,tidak usah baper.

# ‌kasih konsekuensi ke anak harus nyambung,jika tidak,malah akan cape

‌contoh: anak tidak mau beresin mainan,konskuensi: tidak boleh mainan,ini Ga Nyambung,harusnya kons: tidak boleh melakukan aktivitas selanjutnya,ga beresin mainan maka anak ga boleh aktivitas lainnya sebelum mainan beres.

# ‌semandiri apapun,manusia tetap butuh cinta

# ‌ortu yang masih "sok" sibuk,harus evaluasi
‌mempersiapkan anak

# perempuan lebih dipersiapkan untuk profesi yang "flexy hour" bukan "office hour",contoh flexy: dokter,arsitek,psikolog.

# ‌istri kerja diluar rumah,pada saat pulang ga usah lagi urus benda mati (beres2 rumah,masak dll/ serahkan ke art.

3. Menepi sejenak

# ‌jika anak sudah lebih dari 2tahun,ibu sesekali pergi sejenak dari rumah,refresh pikiran,namun tetap memegang aturan syari dalam bepergian. bisa pergi 1-2 hari.

# ‌wanita karier yang berhenti bekerja untuk mengasuh anak,bisa jadi akan lebih sering marah pada anak,itu wajar,karena intensitas bertemu abak meningkat,tapi akan lebih banyak hal yang membahagiakan,karena lebih banyak waktu bersama anak.

4. Fokus pada tujuan

# ‌Manusia selama dikasih umur (hidup) akan selalu akan ada masalah.

# ‌jangan hanya berdiam diri,do something: urus keluarga&dakwah

# ‌semua orang punya masalah: anak,suami,pekerjaan dll,tapi itu semua masalah kecil,masalah yang terbesar yang dihadapi manusia adalah KEMATIAN,jadi kita harus fokus pada tujuan.

‌contoh: umrah/ haji yang tidak fokus,maka akan banyak keluhan > ibadah besar menjadi kecil karena alasan kecil (panas,cape dll)

‌sebaliknya,mencuci piring,bisa dianggap ibadah kecil tapi akan menjadi besar karena alasan besar.

# ‌naik turun iman itu wajar.

# ‌tidak ada pendidikan tanpa ada penaklukan. anak ditaklukkan dulu baru masukkan adab dan ilmu.

Semarang, 19 Mei 2017.

Pembuat Resume
Hanan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Orangtua Bekerja, anak kemana? ART, Daycare atau Nenek/Kakek?

Ilmu

Memilih lembaga pendidikan yang tepat untuk anak